Membuat Jus untuk Penyakit Mata Katarak ala dr. Zaidul Akbar


Katarak adalah suatu kondisi di mana penglihatan mata yang awalnya jernih menjadi kabur. Katarak memang tidak menimbulkan rasa sakit tetapi menyebabkan lensa alami penderitanya mengalami pengerutan serta menjadi keruh sehingga akan sulit melihat dengan jelas. Bila dibiarkan dalam waktu yang lama, katarak dapat menyebabkan kebutaan. Katarak membuat penglihatan penderitanya menjadi buram, seperti terhalang kabut atau debu.

Gejala

Beberapa tanda dan gejala katarak, antara lain:

  • Pandangan kabur seperti berkabut.
  • Melihat lingkaran di sekeliling cahaya.
  • Pandangan ganda.
  • Penurunan penglihatan pada malam hari.
  • Rasa silau saat melihat lampu mobil, matahari, atau lampu.
  • Sering mengganti ukuran kacamata.
  • Warna di sekitar terlihat memudar.

Baca juga : Efek Buruk Lensa Kontak Menurut dr. Tri Rahayu, Sp.MFIACLE

Penyebab

Penuaan adalah penyebab paling umum dari kasus katarak, hal ini karena akibat proses penuaan atau trauma yang menyebabkan perubahan pada jaringan mata. Lensa mata sebagian besar terdiri dari air dan protein. Dengan bertambahnya usia, lensa menjadi semakin tebal dan tidak fleksibel. Hal ini menyebabkan gumpalan protein dan mengurangi cahaya yang masuk ke retina, sebuah lapisan yang sensitif terhadap cahaya yang terletak di belakang dalam mata, yang pada akhirnya menyebabkan pandangan kabur dan tidak tajam. Perubahan lensa diawali dengan warna kuning kecokelatan ringan, tetapi semakin memburuk seiring dengan bertambahnya waktu.

Selain disebabkan oleh usia yang menua, katarak juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti:

  • Memiliki orang tua, saudara lelaki, saudara perempuan, atau anggota keluarga lainnya yang mengalami katarak
  • Memiliki masalah medis tertentu, seperti diabetes
  • Pernah mengalami cedera mata, operasi mata, atau terpapar radiasi
  • Menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari tanpa kacamata hitam yang melindungi mata dari sinar UV
  • Menggunakan obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, yang dapat menyebabkan pembentukan dini katarak.

Baca juga : Selangkangan Hitam, Putihin Lagi Yuk! Menurut dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK

Pencegahan

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah katarak, antara lain:

  • Memeriksakan mata secara teratur pada dokter spesialis mata.
  • Melindungi mata dari benturan dan cahaya matahari yang terlalu lama, dengan menggunakan kacamata yang melindungi dari sinar ultraviolet baik UVA dan UVB.
  • Mempertahankan kadar gula darah agar tetap normal, pada pengidap diabetes.
  • Membatasi kebiasaan menyetir di malam hari.
  • Memperbaiki pencahayaan di rumah.
  • Menggunakan kaca pembesar saat membaca.

Jus untuk Katarak

Operasi sebenarnya disarankan ketika katarak sudah menghambat aktivitas dalam keseharianmu. Seperti membaca, berkendara, dan sebagainya. Operasi juga dilakukan ketika katarak mengganggu pengobatan masalah mata lainnya. Walau awalnya anda mungkin diminta untuk menggunakan kacamata tapi bila kacamata sudah tidak bisa membantu, prosedur bedah akan menjadi pilihan. 

dr. Zaidul Akbar
Operasi katarak dikenal dengan sebutan fakoemulsifikasi. Metode operasi ini juga sering disebut sebagai phaco atau ultrasonik. Operasi ini dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil di mata dan memecah lensa menggunakan gelombang ultrasonik. Setelah lensa dilepaskan, dokter akan menanamkan lensa intraokular (IOL). Pada sebagian besar operasi katarak yang modern, lensa intraokular mampu membuat pasien mendapat penglihatan yang jernih kembali tanpa bantuan kacamata pasca operasi.

Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, katarak bisa diatasi dengan cara merubah pola hidup dan rutin minum rimpang, diantaranya adalah membuat jus di bawah ini :

Bahan

  • 1-2 buah wortel
  • 1 buah lemon (airnya)
  • Apel hijau (apel malang)
  • 1 jempol jahe

Cara Membuat

Juicer/blender semua bahan hingga halus lalu saring

*Konsumsi rutin 2x sehari yaitu sebelum sarapan dan 3 jam sebelum tidur malam)

Semoga bermanfaat


Siapa dr. Zaidul Akbar?

Dr. Zaidul Akbar dikenal sebagai dokter yang banyak mengobati pasiennya dengan metode bekam dan metode lainnya sesuai syariat Islam. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang. Sebelum masuk ke ranah pengobatan Islam, Ia bekerja di beberapa rumah sakit umum daerah Balikpapan dan Jakarta.

Pada mulanya dr. Zaidul Akbar masuk dan mempelajari dunia pengobatan Islam adalah melalui sebuah lembaga training selama kurang lebih satu tahun. Setelah beberapa tahun bekerja di rumah sakit, dr. Zaidul Akbar secara ‘alami’ menemukan dunia pengobatan Islam. Beliau menyimpulkan dunia pengobatan ini lebih dinikmati dan menyenangkan, karena ternyata Tuhan telah memberikan kelengkapan yang sangat sempurna untuk kebutuhan manusia.

Sebelumnya, beliau tidak menggunakan sosial media dalam penyebaran metode pengobatan Islami karena belum mengenal platform semacam sepertiTwitter dan lainnya. Namun lama-kelamaan dr. Zaidul Akbar mulai menyebarkan dakwah pengobatan islami melalui berbagai via sosial media. 

Bersama dengan lembaga pendidikan Thibbun Nabawi Indonesia, beliau mengajak banyak ummat untuk hidup lebih baik dalam bidang kesehatan. dr. Zaidul Akbar mudah mempelajari ilmu kesehatan dalam islam dan pengobatan alami dengan berbekal ilmu kedokteran.

Sebagai bentuk penyebaran metodenya itu, dr. Zaidul Akbar selalu menawarkan pengobatan islam dan alami kepada para pasiennya, terkecuali dalam kondisi mendesak, maka beliau akan memberikan pengobatan dokter (medis) pada umumnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membuat Jus untuk Penyakit Mata Katarak ala dr. Zaidul Akbar"

Post a Comment