Menu Tepat Bagi Penderita Asam Urat Menurut Prof. Dr. dr. Harry Isbagio SpPD-KR Kger

Prof. Dr. dr. Harry Isbagio SpPD-KR Kger menjelaskan bahwa penyakit asam urat termasuk dalam golongan penyakit rematik (artitis gout). Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Asam urat terbentuk jika tubuh mengonsumsi makanan yang banyak mengandung purin.

Di dalam bahan pangan, purin terdapat dalam asam nukleat berupa nukleoprotein. Ketika dikonsumsi, didalam usus, asam nukleat ini akan dibebaskan dari nukleoprotein oleh enzim pencernaan. Selanjutnya, asam nukleat dipecah lebih lanjut menjadi purin dan pirimidin. Purin teroksidasi menjadi asam urat.

Jika pola makanan tidak diubah, kadar asam urat dalam darah yang berlebihan akan menimbulkan menumpuknya kristal asam urat. Apabila kristal terbentuk dalam cairan sendi, maka akan terjadi penyakit asam urat. Lebih parah lagi jika penimpunan ini terjadi dalam ginjal, tidak menutup kemungkinan akan menumpuk dan menjadi batu asam urat (batu ginjal).

Lebih lanjut Prof. Harry menjelaskan, hampir semua orang bisa terserang asam urat, namun yang paling beresiko adalah mereka yang memiliki kadar asam urat melebihi normal, pria (bila usia usia kurang dari 60 tahun), diet tinggi purin, kegemukan, peminum alkohol, sering minum dengan pemanis fruktosa seperti minuman ringan dan jus buah tertentu. Penyakit tertentu seperti hipentensi, hiperlipidemia, dan penyakit kanker darah juga memperbesar risiko. Faktor genetik pun turut berpengaruh dalam risiko ini.

Agar terhindar dari penyakit asam urat, salah satu caranya adalah menjaga kadar asam urat dalam darah di posisi normal, yaitu 5-7 mg%. Batasan tertinggi untuk pria adalah 6,5 mg%  sedangkan untuk wanita 5,5 mg%. Diatas batas ini, biasanya akan terjadi pengkristalan dan untuk itu pembatasan perlu dilakukan.

Diet normal biasanya mengandung 600-1000 mg purin perhari. Namun bagi penderita asam urat asupan purin harus dibatasi sekitar 100-150 mg purin per hari. Walaupun memang sulit menghilangkan sama sekali asupan purin ke dalam tubuh karena hampir semua bahan pangan terutama sumber protein mengandung purin. Namun kita bisa mengontrol asupan purin dengan cara memilih bahan pangan yang rendah kandungan purinnya.

Tabel Kandungan Purin dalam Makanan :


I. Tinggi Purin (150-1000 mg/100 gram Bahan Pangan)
  • Ikan Teri
  • Otak
  • Jeroan
  • Daging Angsa
  • Burung Dara
  • Telur Ikan
  • Kaldu
  • Sarden
  • Alkohol
  • Ragi
  • Makanan Yang Diawetkan

II. Sedang (50-100 mg/100 gram Bahan Pangan)
  • Ikan tongkol
  • Ikan tenggiri
  • Ikan bawal
  • Ikan Bandeng
  • Daging sapi
  • Daging ayam, 
  • Kerang
  • Asparagus
  • Kacang-kacangan
  • Jamur 
  • Bayam
  • Kembang kol
  • Buncis
  • Kapri 
  • Tahu
  • Tempe

III. Rendah (0-100 mg/mg/100 gram Bahan Pangan
  • Nasi
  • Roti
  • Makaroni
  • Mie
  • Crackers
  • Susu
  • Keju
  • Telur
  • Sayuran
  • Buah-buhan kecuali durian dan alpukat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menu Tepat Bagi Penderita Asam Urat Menurut Prof. Dr. dr. Harry Isbagio SpPD-KR Kger"

Post a Comment