Cegah Kanker Kulit dengan Pakaian Berwarna Gelap Menurut dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD

Radiasi sinar Ultraviolet (UV) dikenal sebagai salah satu penyebab dari kanker kulit. Sinar matahari memang baik untuk kesehatan, tapi tidak semua sinarnya baik. Para ahli kesehatan sejak dulu menyarankan untuk menghindari sinar matahari antara pukul 9 pagi hingga 3 sore untuk menghindari risiko kanker kulit.


Penyakit Kanker kulit atau melanoma adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali serta dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Gejala awal kanker kulit sebenarnya mudah dikenali dan bisa disembuhkan jika melakukan pengobatan di tahap awal. Umumnya ditandai dengan adanya sejenis kulit kasar mirip luka yang terasa gatal di kulit, biasanya muncul di balik telapak tangan, wajah, telinga, leher, bibir atau lengan bawah dan ciri atau gejala kanker kulit ini biasanya ditunjukan dengan adanya bintik dan benjolan di kulit. Kulit juga lebih gampang berdarah yang diikuti rasa gatal dan nyeri. Jika kulit telah menunjukkan gejala seperti ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Mereka yang berusia 40 tahun ke atas adalah orang-orang yang paling rentan terkena kanker kulit dan gender laki-laki lebih rentan terkena kanker kulit dibanding perempuan. Sedangkan secara ras, orang dengan warna kulit terang atau putih lebih rentan terkena kanker kulit daripada mereka yang berkulit gelap.

dr. Srie P. Gondokaryono, SpKK, PhD

Warna pakaian yang kamu pakai juga ternyata juga berpengaruh pada tingkat proteksi kulit. Semakin gelap warna baju yang dipilih, semakin besar kemampuannya untuk mencegah kanker kulit. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD. Menurut dr. Srie,  jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan, memilih baju berwarna gelap adalah cara paling jitu untuk menghindari dampak buruk dari serangan matahari.

Hal itu karena warna yang gelap memiliki kemampuan untuk menyerap pantulan dari sinar matahari. Sinar matahari dengan spektrum warna gelombangnya bisa diserap dengan warna-warna tertentu, semakin gelap, maka semakin bisa menyerap range panjang gelombang. Hal sebaliknya juga berlaku pada warna lain, dr. Srie membandingkan pemilihan pakaian pada aktivitas outdoor yang dinilai kurang sesuai.


Misalnya saat ke pantai memakai pakaian berwarna putih dan berbahan tipis. Hal ini adalah pilihan yang buruk karena pakaian berwarna putih itu paling rendah proteksinya, apalagi kalau dibandingkan dengan pakai jeans gelap. Dr. Srie berpendapat, memakai pakaian yang sesuai memiliki peran cukup penting dalam proteksi kulit. Beliau menyarankan untuk memilih kain yang terbaik di tengah aktivitas luar ruangan yang super sibuk.

Menggunakan pakaian yang tertutup, topi, kacamata, dan pelindung lainnya juga bisa membantu kamu menjaga kesehatan kulit. Di samping itu, kamu juga harus mempertimbangkan untuk memakai tabir surya (sunscreen).


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cegah Kanker Kulit dengan Pakaian Berwarna Gelap Menurut dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD"

Post a Comment