'Membuang' KANTUNG MATA Menurut dr. Boy Abidin, SpOG


Mata merupakan elemen penting dalam penglihatan. kerapkali mata menjadi pusat perhatian jika seseorang sedang berhadapan atau berbicara. Oleh karena itu, perawatan untuk mendapatkan mata yang indah pun menjadi perhatian. Lalu bagaimana jika keindahan mata terganggu dengan adanya kantong mata? 


Beberapa ahli kesehatan seperti dr. Boy Abidin, SpOG dalam Dr Oz Indonesia berpendapat timbulnya kantung mata bisa menjadi pertanda seseorang terserang sebuah penyakit, hal ini disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat contohnya seseorang yang kurang tidur, maka akan dengan mudah memiliki kantung mata yang disebut orang sebagai 'mata panda' ini. Selain itu, jika seseorang mengkonsumsi alkohol, kopi, dan merokok juga bisa menjadi faktor pemicu timbulnya kantung mata ini. Lebih lanjut, dr. Boy menjelaskan jika faktor genetik (keturunan) dan usia mengambil peranan tersendiri.

Secara medis, menurut dr. Sondang Aemelia Panjaitan Sirait, SpKK, kantong mata adalah sesuatu yang terlihat menimbul di bagian bawah mata. Kantong mata disebabkan adanya peranan dari berbagai macam faktor seperti lapisan kulit epidermis, dermis, subkutan, jaringan lemak, otot-otot dan pembuluh darah di dalam kulit.


Beberapa Penyebab

Penyebab kantung mata bisa disebabkan beberapa hal, diantaranya :

1. Pola makan
Anda harus menjaga pola makan dan asupan gizi mulai sekarang. Minum air setidaknya 8 gelas sehari agar kebutuhan cairan dalam tubuh dapat terpenuhi dengan baik. Kekurangan cairan dan protein tidak hanya dapat memengaruhi kesehatan, tapi juga dapat memengaruhi area bawah mata Anda.

2. Alergi
Kantung mata juga dapat muncul karena alergi. Jika alergi atau peradangan terjadi secara terus menerus, maka mengakibatkan kulit menjadi kendur, tidak kenyal dan terdapat garis-garis lipatan halus serta adanya perubahan warna kulit yang lebih gelap pada mata bagian bawah. Itu pulalah yang disebut dengan penuaan dini yang disebabkan oleh alergi yang berlangsung kronis. Pada rinitis (peradangan yang terjadi pada rongga hidung) alergi, gejala yang timbul meliputi bersin-bersin dan mata berair, yang pada akhirnya menimbulkan kantung mata dan lingkar hitam di bawah mata.

3. Kurang Tidur
Penyebab timbulnya kantung mata biasanya dikaitkan dengan kurangnya waktu tidur, karena kurang tidur menyebabkan pembuluh darah di bagian bawah mata melebar dan menimbulkan warna gelap. Saat seseorang lelah atau stres sehingga mengakibatkan kurang tidur, maka sirkulasi darah di area mata cenderung melambat, sehingga darah akan berkumpul di situ. Pembuluh darah yang tipis atau kapilaris juga akan meregang dan bocor sehingga akhirnya menimbulkan timbul lingkaran hitam di sekitar mata.

4. Bertambahnya Usia / Penuaan
Seiring bertambahnya usia, struktur jaringan dan otot di sekitar mata juga akan melemah. Kulit juga akan mulai mengendur dan cairan akan mulai berkumpul di bagian bawah mata
sehingga menyebabkan lemak dibawah mata menjadi turun dan kelihatan berada didepan sebagai kantung mata. Perubahan ini bertambah seiring waktu dan bersifat permanen.

5. Penyebab Lain
Kantung mata juga bisa disebabkan oleh hal-hal lain seperti terlalu banyak mengonsumsi kafein, kebiasaan merokok, menangis, kelainan pada kulit, atau adanya infeksi dan peradangan di sekitar kulit mata.

Bagaimana Mengatasinya?

Dr. Sondang menjelaskan untuk mengatasi kantong mata, setiap penyebab memiliki cara yang berbeda. Untuk kantong mata yang disebabkan karena faktor kulit yang alergi dapat diatasi dengan menghindari timbulnya alergi yang dialami seperti tungau debu rumah, debu-debu jenis tertentu seperti bulu kucing, serbuk bunga dan lain-lain. Lalu hindari pula mengucek-ucek mata. Untuk menghindari alergi juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan anti alergi. Langkah yang lebih baik adalah menghindari pencetus timbulnya alergi.

Jika disebabkan oleh lemak karena bertambahnya usia (baca : tua), kantong mata dapat diatasi dengan membuang lemaknya, yaitu dengan jalan operasi yang bernama blefaroplasti. Operasinya pun memiliki beberapa teknik, sebut saja teknik transkutanel yaitu operasi melalui kulit dan teknik transkonjungtival, yaitu operasi melalui konjungtiva (
selaput bening yang melapisi bagian depan mata)

Proses operasi yang dilakukan pada teknik transkutanel dan transkonjungtival pada dasarnya sama yaitu membuka kulit sampai ke bagian lemak, lalu membuang lemaknya dan terakhir dijahit.

Perbedaan yang terdapat pada kedua teknik itu terlihat dari proses awal dalam membuka bagian yang akan dioperasi, untuk transkutanel membukanya melalui kulit, sedangkan transkonjungtival proses membukanya dari konjungtiva atau bagian dalam kelopak mata. untuk transkonjungtival, proses membukanya pun tidak menggunakan pisau tetapi laser atau bedah laser.

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi kantong mata karena faktor otot yaitu dengan suntik botox beberapa kali yang disuntikkan pada bagian yang cembung. dimana fungsi penyuntikan tersebut untuk mengistirahatkan otot dan melumpuhkan sementara sistem kerjanya agar tidak berkontraksi, sehingga dapat mengecilkan otot-otot yang membesar.

Sedangkan kantong mata yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang tidur, mengkonsumsi alkohol, kopi, dan merokok. Dr. Boy Abidin, SpOG membagikan tips untuk 'membuang' kantung mata ini dalam hitungan menit yakni dengan cara :
  1. Pertama, masukkan sendok kedalam kulkas agar sendok menjadi dingin kira-kira 15 menit.
  2. Kedua, gosokkan sendok di area bawah mata dengan menekan-nekan, ke arah luar.
  3. Lakukanlah pada mata kiri dan kanan.
  4. Lakukan sebanyak 8 (delapan) kali dan kantung mata akan berkurang.

Lakukan hal ini sampai kantung mata mulai menipis dan untuk hasil yang maksimal, lakukan sebelum tidur.

Berikut videonya :




Selamat mencoba..

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "'Membuang' KANTUNG MATA Menurut dr. Boy Abidin, SpOG"

Post a Comment